Tampilkan postingan dengan label Penerima Nobel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerima Nobel. Tampilkan semua postingan

Fritz Haber (1868-1934)

21 Februari 2009
Fritz Haber adalah ahli kimia Jerman yang memperoleh pendidikan dari Universitas Berlin, Universitas Heidelberg, dan Universitas Zurich. Ia adalah penemu proses Haber yang ia kembangkan pada tahun 1908, yaitu suatu proses untuk menyintensis amonia dengan reaksi hidrogen dan nitrogen secara langsung dari udara pada temperatur dan tekanan tinggi. Kecepatan reaksi ditingkatkan menggunakan besi sebagai katalisator. Amonia sangat dibutuhkan untuk membuat pupuk dan bahan peledak. Ia memenangkan hadiah Nobel dalam bidang kimia pada tahun 1918 untuk penemuan tersebut. Selain itu, Haber juga menemukan manometer kuarsa, peluit api, dan interferometer.

Baca kelanjutan...

Dennis Gabor (1900-1979)

20 Februari 2009
Dennis Gabor adalah ahli teknik elektro Inggris kelahiran Hungaria. Ia melakukan berbagai eksperimen pada bidang osilograf sinar elektron. Ia menemukan holografi pada tahun 1948, suatu teknik perekaman gambar tiga dimensi yang disebut hologram. Gabor saat itu melakukan penelitian untuk perusahaan Rugby Electrical Company di Skotlandia. Sumber cahayanya adalah lampu merkuri. Hologram dipakai antara lain untuk seni, mencatat informasi pengaman untuk mencegah pencurian data seperti pada kartu kredit, dan sebagainya. Gabor menerima hadiah Nobel dalam bidang fisika karena karyanya ini.

Baca kelanjutan...

Melvin Calvin (1911-1997)

16 Februari 2009
Melvin Calvin adalah seorang ahli biokimia Amerika Serikat keturunan Rusia. Ia belajar di Michigan College dan Universitas Minnesota. Ia adalah penemu jalur proses biokimia terpenting di dunia, yaitu fotosintesis yang merupakan peristiwa penggabungan karbondioksida dan air secara kimiawi di dalam klorofil untuk membentuk karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari.

Pada tahun 1956, Calvin membuktikan suatu proses rumit dan serba cepat tentang bagaimana sel-sel tumbuhan membuat gula, vitamin, dan zat-zat makanan lainnya sehingga pada tahun 1961, ia memperoleh hadiah Nobel dalam bidang biokimia untuk karya-karyanya tentang proses asimilasi karbondioksida dari udara pada tumbuhan.

Baca kelanjutan...

Henry Hallett Dale (1875-1968)

11 Februari 2009
Sir Henry Hallett Dale adalah seorang ahli fisiologi Inggris yang pada tahun 1936 bersama Otto Loewi dari Austria memperoleh hadiah nobel untuk penjelasan mengenai penyaluran impuls syaraf secara kimiawi dengan ditemukannya asetilkolin, sebentuk zat yang dikeluarkan oleh ujung serabut syaraf.

Pada tahun 1914, Dale berhasil mengisolasi zat kimia asetilkolin dari cendawan ergot dan kemudian pada tahun 1921, Loewi menemukan bahwa asetilkolin dilepaskan oleh sistem syaraf.

Baca kelanjutan...

Karl Landsteiner (1868-1943)

09 Februari 2009
Karl Landsteiner adalah seorang ahli imunologi Austria lulusan Universitas Wina. Ia melakukan banyak penyelidikan penting di bidang bakteriologi, imunologi, dan patologi. Pada tahun 1900, ia menemukan sistem golongan darah (human blood groups) dan menemukan klasifikasi sistem ABO. Landsteiner menjelaskan sebab terjadinya isoaglutinasi sehingga transfusi darah dapat dilakukan dengan aman. Pada tahun 1940, ia menemukan adanya gejala faktor rhesus dalam darah.

Ia juga turut serta memberikan sumbangan berharga untuk penyelidikan poliomyelitis (polio), yaitu suatu infeksi yang disebabkan oleh virus pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan kelumpuhan, terutama pada anak-anak. Landsteiner berhasil mengisolasi virus tersebut. Ia dianugerahi hadiah nobel bidang fisiologi untuk penemuan golongan darah manusia.

Baca kelanjutan...

Enrico Fermi (1901-1954)

05 Februari 2009
Enrico Fermi adalah seorang ahli fisika Amerika Serikat kelahiran Italia. Lulusan Universitas Pisa, Italia, ini berhasil memperoleh gelar Doktor Ilmu Filsafat (Ph.D.) bidang fisika saat masih berusia 20 tahun. Ia menemukan reaksi berantai berputar secara siklus dan fisi atom. Ia memperoleh hadiah nobel tahun 1938 untuk penjelasan unsur baru dan penemuan reaksi pada penyinaran inti.

Fermi merupakan tokoh penting dalam pembuatan bom atom. Sumbangannya yang sangat berharga mengenai perancangan dan pembangunan reaktor nuklir. Pada tahun 1942, ia berhasil membuat reaktor nuklir yang pertama di dunia.

Baca kelanjutan...

Nils Gustaf Dalén (1869-1937)

31 Januari 2009
Nils Gustaf Dalén adalah seorang ahli fisika Swedia yang memperoleh hadiah Nobel untuk penemuan alat pengendali otomatis pada lampu gas, yaitu untuk lampu-lampu asetilen khusus yang dipakai pada sinyal kereta api, mercusuar, dan pelampung suar.

Baca kelanjutan...